Majalah Pintar Pengusaha Muslim

Bisnis –bisnis Menjanjikan Saat Musim Haji Tiba

Posted in Opini- November 04, 2010

Tahun ini (1413 H) sekitar 211 ribu calon jamaah haji Indonesia akan menunaikan rukun Islam ke 5 di Tanah Suci Makkah. Mereka bersama-sama dengan jutaan jamaah haji di seluruh dunia menunaikan kewajibannya sebagai umat Islam. Setiap tahunnya tanah suci Makkah dikunjungi sekitar 3 juta umat Islam dari seluruh dunia untuk melaksanakan ibadah haji.

Makkah atau Makkah al-Mukarramah, merupakan sebuah kota utama di Arab Saudi. Kota ini menjadi tujuan utama kaum muslimin dalam menunaikan ibadah haji, di mana pada kota ini terdapat sebuah bangunan utama yang bernama Masjidil Haram dengan Ka’bah di dalamnya. Ka’bah menjadi patokan arah kiblat untuk ibadah shalat umat Islam di seluruh dunia.

Dalam Al-Qur’an, kota ini disebut juga dengan 11 nama yang berbeda. Makkah terletak sekitar 600 km sebelah selatan kota Madinah, kurang lebih 200 km sebelah timur laut kota Jeddah. Kota ini merupakan lembah sempit yang dikelilingi gunung -gunung dengan bangunan Ka’bah sebagai pusatnya.

Perkembangan Kota Makkah tidak terlepas dari keberadaan Nabi Ismail dan Hajar sebagai penduduk pertama kota ini yang ditempatkan oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah Ta’ala. Kota Makkah dikenal sebagai kota dagang, pada masa lalu dikenal dengan jalur perdagangan antara Yaman-Mekkah-Madinah-Damsyiq (Damaskus) dengan penghasilan sekali pemberangkatan kafilah mencapai 600.000 pound. Selain dikenal kota dagang, ekonomi juga bertumpu dengan pertanian dan peternakan serta pelayanan jasa untuk jamaah haji di antaranya usaha perhotelan dan penginapan.

Sebagai pusat agama Islam selain Madinah, kota ini memiliki pusat pusat pendidikan dan pengajaran agama Islam. Masjidil Haram, kadangkala disebut juga dengan Masjid Al-Haram ataupun Al-Masjid Al-?ar?m merupakan masjid yang terletak di Kota Makkah Al Mukharamah, yang dibangun mengelilingi Ka’bah, yang menjadi arah kiblat umat Islam dalam mengerjakan ibadah shalat.

Berkaitan dengan ibadah haji, ibadah ini disyariatkan oleh Allah Ta’ala sejak zaman Nabi Ibrahim. Firman Allah Ta’ala tersebut dituangkan dalam QS Ali Imron : 96-97, yang artinya :

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; Barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

Prosesi ritual ibadah haji ini merupakan cermin kisah perjuangan Nabi Ibrahim dan keluarganya yang senantiasa diuji oleh Allah Ta’ala dengan berbagai tugas dan ujian untuk membuktikan kecintaannya kepada Allah Ta’ala. Makkah merupakan sebuah kota di Arab Saudi, di kota ini terdapat bangunan utama yang disebut Masjidil Haram. Di dalamnya terdapat Ka’bah, yakni bangunan suci umat islam di seluruh dunia. Kota suci ini merupakan tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Jika setiap tahun jutaan jumlah umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia melakukan ibadah haji dan umrah, maka pemerintah Arab Saudi tentu meraup pendapatan dan devisa yang relatif besar dari kunjungan tersebut. Tak salah jika banyak orang yang melirik bisnis dan pernik-pernik dalam penyelenggaraan ibadah haji ini.

Para pelaku bisnis ini tidak hanya bergerak dalam bidang jasa perjalanan ibadah haji dan umrah namun juga makanan, oleh-oleh haji, buku-buku dan vcd panduan tentang ibadah haji. Ada yang bilang bisnis ini merupakan bidang ‘basah’ yang banyak menjanjikan keuntungan besar. Tak sedikit jasa perjalanan ibadah haji yang ‘nakal’ mencari keuntungan dalam bisnis jasa perjalanan haji ini.

Aneka Oleh-oleh Haji di Tanah Abang

Edisi kali ini Majalah Pengusaha Muslim menurunkan topik utama Bisnis-Bisnis Menjanjikan Saat Musim Haji. Bisnis –bisnis tersebut beraneka ragam mulai dari oleh-oleh haji, guide haji dan umrah, hingga biro perjalanan haji dan umrah.

Bagi para jamaah haji dan umrah di wilayah Surabaya dan Jawa Timur yang tidak sempat membeli oleh-oleh haji di Tanah Suci Makkah, bisa membelinya di Toko Lawang Agung di kawasan Ampel, Surabaya. Toko oleh-oleh haji dan umrah milik Yasir Basrewan ini merupakan toko khusus berbagai oleh-oleh haji. Semua produk oleh-oleh haji yang dijual di toko ini menurut Yasir didatangkan langsung dari Arab Saudi melalui importir.

Para pedagang yang sering mengambil barang di toko ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah seperti Solo, Semarang, dan Yogyakarta. Bahkan dari luar Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat.

Usaha ini terletak di perkampungan Arab di kawasan Ampel, Surabaya, dirintis oleh Salim Basrewan sejak 1958. Awalnya hanya menempati ruang ukuran 2 X 3 meter di depan rumahnya, dengan berjualan kurma saja. Kini usaha Yasir berkembang pesat. Dengan teknik marketing dari mulut ke mulut, toko ini sukses meraup untung.

Di toko milik Yasir ini, para jamaah haji bisa belanja oleh-oleh haji mulai dari air zam-zam, kurma, hingga kacang Arab. Harganyapun bervariasi, sesuai dengan kemampuan kita.

Sedangkan jamaah haji asal Jakarta dan wilayah sekitarnya, bisa membeli oleh-oleh haji di Pasar Tanah Abang. Di sana ada banyak pedagang oleh-oleh haji yang menawarkan berbagai macam oleh-oleh, mulai dari air zam-zam yang dikemas dalam berbagai ukuran, kurma nabi, parfum Arab, hingga kacang nabi.

Anda boleh berbelanja oleh-oleh haji sepuasnya di Tanah Suci Makkah, namun ingat pesan Haji Purwono, Koordinator KBIH Aisyiyah Yogyakarta, karena banyak penjual souvenir haji di Arab Saudi yang mengimpor souvenir tersebut dari Negeri Tirai Bambu. Pesan tersebut bukan mengada-ada, karena menurut Haji Purwono sudah banyak jamaah haji Indonesia khususnya asal Yogyakarta yang mengeluh soal souvenir haji ‘aspal’ alias asli tapi palsu ini.

“Kualiatasnya souvenir yang dibeli di Tanah Suci sama dengan di Tanah Abang, sementara harga souvenir haji di Tanah Abang jauh lebih murah dibandingkan dengan barang ‘aspal’ yang di beli di Tanah Suci,” kata H Purwono.
Bagi jamaah haji yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji, kejadian tersebut wajar karena mereka tidak mengerti di mana membeli souvenir haji yang asli dan harganya terjangkau. Umumnya mereka hanya ikut-ikutan jamaah haji yang lain.

Andapun bisa membaca pengalaman Rafiq Jauhari, mahasiswa asal Indonesia yang sedang menempuh ilmu di Universitas Ummul Quro’, Arab Saudi, namun ‘nyambi’ menjadi guide ibadah haji dan umrah. Lucunya ketika ditanya aktivitasnya di Arab Saudi, ia pun menjawab,” “Pekerjaan saya membawa kitab ke dalam beberapa kajian ilmiah“.

Usianya terbilang muda, yakni 20 tahun namun sebagai seorang yang menuntut ilmu agama, jiwa wirausahanya pun mengalir dalam darahnya. Terhitung sejak tinggal di Saudi Arabia sekitar beberapa tahun lalu, ia dipercaya menjadi pembimbing dan melayani para jamaah haji maupun umrah dari Indonesia. Selain itu ia pun pernah menjadi pembimbing umrah atau haji bagi warga negara Malaysia.

Sekalipun orangtuanya mampu untuk membiayai Rafiq, namun ia merasa harus dapat mandiri, hal ini mengingat hidup di Makkah atau Madinah memiliki living cost cukup tinggi. Sehingga itu yang mendorongnya untuk mencari usaha yang tepat bagi dirinya dengan kualifikasi mana yang berpendapatan besar.

Selain itu Anda bisa membaca tulisan dan memiliki informasi tentang sejumlah biro perjalanan haji dan umrah di tanah air yang berpengalaman, jika ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah. Misalnya PT. Menara Suci Sejahtera, yang dimiliki Haji Helme Sholeh, asal Sidoarjo, Jawa Timur. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa perjalanan haji dan umrah ini merupakan perusahaan profesional yang berdiri pada tahun1997.

Selama tiga belas tahun Haji Helme Sholeh, selaku Direktur PT. Menara Suci Sejahtera membuat gebrakan dan ingin mendobrak pasar, dan berani menawarkan kemudahan pembayaran.

Di Bandung, Anda akan menjumpai Khalifah Tour. Perusahaan jasa pemberangkatan haji dan umrah ini berdirinya tahun 2004 merupakan anak perusahaan Safari Suci yang juga bergerak di biro perjalanan haji dan umrah. Safari Suci dikhususkan untuk segmentasi pasar menengah ke atas. Sedangkan Khalifah Tour untuk kalangan menengah. Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah memberangkatkan sekitar 2.500 peserta umrah dan 600 peserta ibadah haji. Selamat menunaikan ibadah haji 1413 H, semoga menjadi haji yang mabrur. (Redaksi)

& Komentar

  • susnetti

    boleh juga infonya.kalau ada peluang bisnis gimana caranya ya.bagi infonya kalau ada

  • Kalau cari oleh-oleh haji di bogor juga ada

    Toko Pilsat
    Pasar Kebon Kembang Blok F 13 . sebelah mesjig agung bogor. atau kalau takut macet mampir ke

    Toko Pilsat
    Jl. Sindang barang pilar I rt 01/07 . sebelum terminal bubulak.

Leave Your Comment