OASE: Tidak Amanah dalam Berutang
Sebagian pengusaha punya prinsip untuk banyak-banyak menumpuk utang. Di antara alasannya demi mengembangkan usaha atau mencari modal usaha. Masalahnya bukan karena meminjam uang. Yang menjadi problem karena seringkali kurang amanah dalam mengembalikan utang.
Untuk setiap orang yang berutang seharusnya mengingat bahaya banyak berutang Akan menyusahkan dirinya di akhirat kelak. Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki utang satu dinar atau satu dirham, maka utang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no 2414, shahih)
Ingatlah bahwa Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri selalu meminta pada Allah perlindungan dari banyak utang dengan doanya: Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak utang) (HR. Bukhari 2397 dan Muslim)
TOPIK UTAMA: Bisnis-Bisnis Para Pengusaha Muslim
Jika membicarakan masalah bisnis-bisnis para pengusaha muslim maupun perniagaan muslim, maka ingatan kita tak lepas dari bisnis yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad Shallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau adalah teladan terbaik bagi manusia, dan dari beliau-lah kita mencontoh bagaimana merintis, mengelola, dan mengembangkan bisnis secara lurus dan bersih.
Perkembangan bisnis pengusaha muslim diikuti dengan berbagai permasalahan terkait muamalah antara pengusaha muslim dengan pengusaha lainnya, pengusaha muslim dengan pemerintah sebagai regulator atau pengusaha muslim dengan konsumen. Permasalahan-permasalahan yang muncul di antaranya terkait dengan, perpajakan, ekspor, impor, dan perbankan.
Laporan utama kali ini membahas bisnis-bisnis para pengusaha muslim. Islam memAndang bahwa kekayaan, kecukupan duniawi bukan ukuran untuk menentukan seseorang telah sukses namun kadar takwanya. “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” (QS. Al-Hujurat: 13). Kami berharap para pembaca bisa memetik manfaatnya. Selamat membaca.
TOPIK UTAMA: Sekolah Islam Unggulan dengan Tiga Kurikulum
Apakah putra-putri Anda pernah bersekolah di Madina Islamic School? Anda patut berbangga karena sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah berstAndar nasional dan internasional. Meskipun namanya Madina, namun sekolah tersebut berada di Jakarta, tepatnya di Jalan Tebet Dalam IV No. 1, Jakarta Selatan.
Sekolah ini menerapkan tiga kurikulum yang merupakan kurikulum terpadu antara Kurikulum Inti Sekolah (Pendidikan Islam), Kurikulum Internasional, dan Kurikulum
DIKNAS (Pendidikan Nasional).“Para pendiri sekolah mempunyai komitmen yang kuat untuk menerapkan Islam secara kaffah, dalam hal ini menempatkan Al- Qur’an dan As Sunnah sebagi inti dan pedoman serta sumber yang tertinggi dari segala keterampilan,
ilmu pengetahuan dan kemampuan akademis dengan pendidikan global pada generasi yang akan datang,” kata Dian Ariadita Fitryati, S.I.Kom, Kepala Sekolah SMP & SMA Madina kepada Majalah Pengusaha Muslim.
Faktanya lain dari sekolah ini adalah banyaknya prestasi yang telah diraih oleh para siswa, di antaranya Juara I, Quiz of English Diknas Competition pada tahun 2010 dan 2011, selain Juara 1 Speech Contest of English Diknas Competition pada tahun 2011 dan Story Telling of English Diknas Competition, Jakarta Selatan pada tahun 2011.
TOPIK UTAMA: Pesona Madani,Tawarkan Perumahan Berlingkungan Islami
Maraknya perumahan Islami di kota-kota besar di Indonesia menunjukkan betapa tingginya minat kaum muslim untuk tinggal dan berada di lingkungan yang mengedepankan nilai-nilai Islami. Tren perumahan Islami ini dari tahun ke tahun tetap bertahan dan diminati membuat para pengembang saling berlomba menciptakan hunian yang aman, nyaman, dan religius.
”Pesona Madani adalah sebuah hunian yang mengedepankan lingkungan yang sesuai dengan lingkungan kaum muslim,” ungkap Annisa menjelaskan. Peminat perumahan muslim Pesona Madani terbilang cukup banyak. Desain bangunan yang modern dan minimalis merupakan salah satu alasan banyak orang yang tertarik untuk tinggal di Pesona Madani.
TOPIK UTAMA: Yashifani, Sukses Pasarkan Busana Muslim dengan Sistem Keagenan
Banyak kisah dalam membangun bisnis bermula dari garasi mobil, salah satunya adalah H. Widodo Asmowiyoto. Ia membangun bisnis busana muslim dengan merek dagang Yashifani. Ia merintis usaha bersama 3 rekannya dengan memanfaakan garasi rumahnya, di salah satu komplek di Kabupaten Bandung awal Oktober 1993.
Sampai saat ini Yashifani sudah mengeluarkan ratusan desain unik dengan perkiraan 10 sampai 15 desain setiap bulannya. Desain busana muslim Yashifani diciptakan oleh tim kreatif yang masih muda usia. Tak heran menghasilkan model yang inovatif, inspiratif, dan cocok dipakai untuk muda-mudi aktif. Yashifani membina dan memberdayakan 20 usaha konfeksi rumahan dengan jumlah pegawai lebih dari 200 orang. Tidak hanya itu beberapa sekolahan di Bandung bahkan mengirimkan siswa-siswinya untuk praktek kerja lapangan di Yashifani. Komitmen ini sesuai dengan misinya dalam membuka lapangan kerja serta berpartisipasi dalam upaya menyejahterakan umat Islam di Indonesia.
TOPIK UTAMA: Queen Etnik, Sukses dengan Pemberdayaan Masyarakat
Sukses menggarap tas bermerek Maika Etnik hingga ekspansi keberbagai negara, pasangan Edwin Maidhanie dan Ika Yustika Pandunesia, meluncurkan bisnis barunya bernama Queen Etnik. Menariknya, Queen Etnik memproduksi beragam busana wanita mulai dari dress, t-shirt, pants, jaket, sweeter serta busana muslim di antaranya kerudung, gamis, dan mukena.
Edwin dan Ika juga melibatkan masyarakat sekitar Cimahi, Jawa Barat sebagai produsen. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekitar yang ingin memulai usaha dari modal yang tidak terlalu besar. Sisi sosial di bisnis barunya ini sangat dominan, karena Edwin dan Ika hanya mengambil untung 10 % yang digunakan untuk operasional SDM di kantornya.
TOPIK UTAMA: Hotel Arini, Mengedepankan Syariah
Tak banyak hotel yang menerapkan syariah Islam dalam mengoperasionalkan hotel dan manajemennya. Hotel Arini Solo, merupakan satu dari sedikit hotel yang mengedepankan syariah Islam dalam pengelolaan hotelnya. Tak heran jika hotel ini menjadi rujukan kaum muslim yang sedang berkunjung ke Kota Bengawan ini.
Hotel ini berdekatan dengan pondok pesantren sehingga sering digunakan wali murid para santri di hotel tersebut. Selain itu, Hotel Arini menjadi langganan tamu dari travel agent, meeting perusahaan, dan komunitas masyarakat. Memasuki Hotel Arini, serasa di rumah sendiri, di dinding kanan kirinya banyak dihiasi kaligrafi bernuansa Islami, di antaranya Asmaul Husna, ayat Kursi, dan surat Al Faatihah.
TOPIK UTAMA: H. Slamet “Bebek Goreng” Gemar Bersedekah dan Dirikan Pondok Pesantren
Selama kurang lebih 25 tahun, Haji Slamet Raharjo (62) bersama Hj Baryatin, istri tercintanya menggeluti usaha rumah makan bebek goreng sambel korek. Berkah dari jualan bebek goreng, Slamet dan keluarga pada tahun 2010, mendirikan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an, putra dan putri di Kampung Sedahromo Lor, Kartasura, Solo, tak jauh dari kediamannya.
Karyawan bebek goreng sambel korek H Slamet, sekitar 17 orang, beberapa orang khusus bagian dapur, dikomAndani Hj Baryatin, dan bagian pelayanan dipegang langsung Haji Slamet. Menu Andalannya adalah bebek goreng. Bebek yang disembelih adalah bebek yang sudah memasuki usia dua tahun dan sudah bertelur sebanyak empat kali. Pilihan bebek apkiran,lantaran bebek yang sudah usia dua tahun tergolong dagingnya tak mudah hancur ketika di masak, sehingga bumbunya meresap dan daging bebeknya terasa empuk dan renyah.
TOPIK UTAMA: Majalah Qiblati, Minim Iklan, Go International
Ada keyakinan sebagian orang bahwa bisnis media hanya mengAndalkan iklan, namun hal ini ternyata tidak berlaku bagi manajemen Majalah Qiblati. Buktinya, majalah yang berdiri 6 tahun silam ini, hidupnya bukan dari pasakon iklan, melainkan murni dari pelanggan tetap yang tersebar di seluruh nusantara.
Majalah ini didirikan sebagai sarana dakwah kepada Allah dan bertitik tolak dari prinsip universalitas syariah untuk mecerdaskan pribadi dan masyarakat luas. Majalah Qiblati bernaung di bawah bendera CV Media Citra Qiblati (MCQ) dengan akta notaris Mohammad Ikhwanul Muslimin SH, Nomor 06.
Kepercayaan terhadap majalah Qiblati, ternyata bukan hanya datang dari pembacanya saja. Sejak tahun 2009 pemerintah bekerja sama dengan Majalah Qiblati memberikan majalah gratis dengan nama Zam-Zam. Majalah ini, adalah majalah Qiblati yang diganti namanya, karena untuk jamaah haji. Jumlahnya antara 45 ribu eksemplar hingga 60 ribu eksemplar, dengan versi 4 bahasa, yakni Indonesia, Perancis, Turki, dan Inggris.
TOPIK UTAMA: Ir. H. A. Juanda, Ramuan Herbalnya Mampu Sembuhkan TORCH
Siapa tak kenal Ir. Haji Ahmad Juanda yang akrab dipanggil Ir. Juanda ini? Jika Anda googling di mesin pencari seperti Google dan mengetik nama Ir. Juanda atau Juanda TORCH pasti akan muncul sederet informasi berkaitan dengan penyakit TORCH kepanjangan dari toxoplasma, rubella, cytomegalovirus atau cmv, dan herpes.
Ir. JuAnda adalah salah satu ahli penyakit TORCH yang cukup disegani di tanah air. Melalui Klinik Yayasan Aquatreat Therapy Indonesia, yang khusus mengobati penyakit TORCH telah banyak menyembuhkan penderita TORCH, ia mengobati pasiennya. Ia pun telah membuka praktiknya di 18 kota di Indonesia di antaranya, Yogyakarta, Bandung, Bogor, Medan, Batam, Padang, Pekanbaru, Palembang,Surabaya, dan Bali.
TOPIK UTAMA: PJ. Usaha Sawa Alam Perusahaan Habbatusauda yang Inovatif
Abdul Aziz Audah, merupakan salah satu pelaku usaha herbal di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia pada tahun 2004 mendirikan perusahaan jamu dengan nama PJ. Usaha Dawa Alam dengan modal Rp 500 ribu. Ia memproduksi obat herbal dari habbatussauda (jinten hitam) dengan nama Syuniz. Saat itu, Aziz melihat belum ada orang yang memproduksinya untuk obat herbal di Indonesia. Produksi awalnya sebanyak 75 botol/3 hari, dengan peralatan sederhana dibantu istri, dan saudaranya. Produknya ini perbotolnya berisi 50 kapsul berisi serbuk habbatussauda dijual seharaga Rp 20 ribu/botol.
Pada tahun 2006, Aziz melakuka inovasi produk karena tingginya permintaan pasar akan produk habbatussauda yang berkualitas. Habbatussauda yang semula berbentuk kapsul serbuk kini diubah menjadi berbentuk kapsul cair, harganya dibandrol harga Rp 35 ribu/botol berisi 50 kapsul.
TOPIK UTAMA: Radix Pizza House, Pizza Herbal yang Halal dan Thoyyib
Berwirausaha di bidang pangan tak akan pernah ada habisnya. Selalu saja ada inovasi-inovasi baru yang dilakukan oleh para pebisnis makanan untuk ditawarkan pada konsumen, antara lain memberikan perhatian khusus terkait kehalalan suatu makanan. Apalagi, sebagai seorang muslim, kehalalan menjadi prioritas utama dalam memilih makanan yang akan kita konsumsi.
Radix Pizza House dikelola oleh PT Radix Pizza House bernaung di bawah perusahaan herbal Malaysia yakni Herba Penawar Al-Wahida (HPA). Maka tak heran jika pizza Radix terbuat dari bahan-bahan herbal alami. PT. Radix Indonesia kini telah mengembangkan sayapnya dengan membentuk Radix Farm yang menyuplai ayam yang diternak dengan cara organik dan halal. Tak lama lagi Radix Fried Chicken akan dibuka di Indonesia. Resto itu merupakan kedai ayam goreng dengan menggunakan bahan-bahan yang halal dan menyehatkan.
Refanes Sukses Tingkatkan Branding Melalui Online
Tentu saja Nines Widosari dan Agus Widodo, pasangan suami istri pemilik Refanes dituntut untuk terus melakukan inovasi produk. Sehingga para pelanggannya tetap setia tanpa mau beralih kepada produk lain meskipun dengan kosep yang sama. Belakangan ini refanes kembali membuat kejutan, bukan dari produk kerudung anaknya yang berkarakter tapi dari segi penguatan branding mereknya dengan memilih dunia online sebagai medianya.
Tidak tanggung-tanggung tiga situs telah diluncurkan oleh refanes mulai tahun 2009. Mulanya kami berpikir mungkin diantara tiga situs tersebut hanya ada satu situs yang utama. Ternyata ketiga situs tersebut adalah situs utama dengan fungsi yang berbeda. Ketiga situs itu adalah refanes.net, refanes.com dan sejuta-anak-refanes.com.
STRATEGI BISNIS: Arief Budiman, Konsultan Budidaya Walet Kesulitan Budidaya Walet? Ini Tekniknya
Banyak orang yang mencoba membudidayakan burung walet namun gagal di tengah jalan. Bahkan, tidak sedikit yang stres dan frustasi karena usahanya berjalan tidak seperti yang mereka harapkan. Mereka merasa sudah telanjur mengeluarkan uang puluhan hingga ratusan juta rupiah untuk berinvestasi di bisnis ini, dan melakukan berbagai cara agar budidaya waletnya berhasil, toh tetap gagal. Apa masalahnya? Apakah mereka pernah melakukan sharing dan bertanya kepada ahlinya tentang kegagalan membudidayakan walet?
Salah satu, konsultan budidaya walet yang profesional adalah Drs. Arief Budiman. Ia sudah puluhan tahun berkecimpung dalam bisnis walet. Tak berlebihan jika ia dikenal sebagai ahli walet, karena pengalamanannya dalam budidaya walet. Ratusan pengusaha walet baik di dalam maupun luar negeri berkonsultasi kepadanya berkaitan dengan problem budidaya walet. Iapun sudah menerbitkan 12 buku tentang dunia walet sejak tahun 2.000, berisi ilmu empirik hasil penelitian dan solusi atas problem walet dan bermacam kasus budidaya walet. Ia juga membuat berbagai CD pemanggil walet.
FIKIH KONTEMPORER: Hukum LC (Letter Of Credit)
Diantara hal yang terbukti memudahkan dan memberikan rasa aman pada perniagaan lintas negara ialah Letter of credit, atau yang sering disingkat L/C, LC, atau LOC. Yaitu berupa instrumen pembayaran internasional yang biasa digunakan pada perniagaan ekspor dan impor.
Sebagai eksportir (seller), dengan L/C anda mendapat jaminan pembayaran atas barang dan atau jasa yang anda serahkan, sepanjang klausa yang termaktub dalam L/C dipenuhi. Dengannya anda mendapat penegasan dari bank pembuka L/C bahwa pihak buyer memiliki kemampuan yang cukup untuk membayar.
Anda tidak perlu menunggu berita dari luar negeri perihal kedatangan barang dan berkas dokumen yang anda kirimkan kepada buyer anda. Dengan menyerahkan bill of lading (BL) atau Air Way Bill (AWB) dari perusahaan pelayaran atau penerbangan (Carrier) kepada bank, anda bisa mendapatkan pembayaran.
KAJIAN KITA: Resep Manjur Untuk Bangkrut!
Pailit alias bangkrut adalah satu hal yang paling ditakutkan oleh setiap orang termasuk pengusaha. Dan saya yakin andapun salah satu dari mereka, bukankah demikian saudaraku? Berbagai kiat dan cara anda tempuh guna agar anda selamat dari bencana yang satu ini. Pelatihan demi pelatihan, berbagai buku anda pelajari, dan satu diskusi ke diskusi lainnya giat anda ikuti. Semua itu anda jalani dengan senang hati, agar usaha yang telah anda rintis dari tetesan peluh dan cucuran air mata anda tidak berujung pada kehancuran.
Salah satu biang kebangkrutan adalah berbuat keji. “Barang siapa berbuat kebajikan, maka ia mendapat balasan sepuluh kali lipat amal, dan barang siapa berbuat kejahatan, maka ia tidaklah dibalas kecuali yang seimbang dengan amalnya, sedangkan mereka tidak dizhalimi.” (QS: Al An’am 160.)
Diantara perbuatan keji yang pasti dibalas ialah sikap tidak tahu diri, yaitu dengan membalas uluran tangan saudara anda dengan tuba. Urusan anda dapat terselesaikan dengan piutang dari suadara anda. Namun ketika tiba saatnya melunasi piutang, anda ingkar janji, atau minimal terus mengundur dan mengundur pembayaran.
KEUANGAN SYARIAH: Antara Kebutuhan Dan Kepuasan
Di zaman sekarang, untuk dapat membeli barang atau memenuhi suatu kebutuhan, anda tidak perlu menanti mememiliki uang yang cukup. Banyak ditemukan lembaga keuangan atau badan usaha yang siap menalangi kebutuhan anda. Bukan hanya kebutuhan-kebutuhan primer bahkan berbagai kebutuhan sekunder dan tersier. Banyak ditemukan badan usaha yang melayani kredit plesiran ke berbagai tempat wisata di dalam dan luar negri. Sampai, ibadah haji dan umrahpun kini ada yang siap untuk melayani keinginan anda.
Saudaraku! Betapa damainya hidup bila anda dapat membedakan antara kebutuhan dan kepuasan. Menuruti kepuasan apalagi tren masyarakat, tiada ujung dan batasnya. Namun kebutuhan anda pasti ada batas dan kadarnya. Dengan berpikir jernih semacam ini dan selanjutnya anda menselaraskannya dengan kemampuan, niscaya hidup anda damai dan selalu bahagia. Dengannya anda terhindar dari lilitan hutang dan sengatan ambisi yang tak terpadamkan.
KONTROVERSI: Kebun Emas Penuh Dengan “Bunga”.
Di saat kesadaran masyarakat tentang haramnya riba masih tinggi, sebagian rentenir membuat trik yang terkesan lembut. Namun tetap saja ujung-ujungnya sama, yaitu piutang yang berbunga dan beranak pinak. Ulah nakal ini mereka lakukan guna tampil sebagai pahlawan, walaupun sejatinya adalah seorang pecundang.
Bersama kemajuan peradaban dan tekhnologi, berkembang pula trik-trik nakal para pemakan riba. Wajar bila trik-trik nakal untuk dapat melanggar syari’at Allah Ta’ala semakin rapih dan terencana. Diantara trik nakal terbaru para rentenir yang kini sedang digandrungi oleh banyak orang ialah “berkebun emas”.
Ketika mendengar namanya, mungkin anda langsung bertanya: Bila emas yang ditanam di kebun, lalu “bunga”nya berbentuk apa? Trik nakal ini tentu saja bukan dengan cara menginvestasikan hasil jual emas pada proyek-proyek yang menghasilkan, baik pada perniagaan, industri pertanian atau lainnya. Namun emas yang anda “tanam” dalam program berkebun emas, sejatinya anda gadaikan ke perbankan atas piutang yang anda terima darinya. Dan atas piutang yang anda terima, anda harus membayar biaya penitipan emas yang anda titipkan (bc:gadaikan) ke bank terkait.
KONSULTASI SYARIAH: Barang Black Market
Bila yang saudara maksudkan dengan barang-barang Black Market adalah barang-barang ilegal yang diharamkan penggunaannya atau pemanfaatannya dalam syariat islam, maka itu haram. Misalnya barang curian atau barang yang diharamkan dzatnya seperti obat-obat terlarang dan lain-lainnya.
Namun bila yang saudara inginkan adalah barang-barang resmi yang dijual gelap karena menghindari pajak cukai (Tax), maka dilihat kembali kepada asal barang-barang tersebut. Apakah berasal dari kalangan kaum muslimin dan negara islam ataukah dari orang-orang kafir dan negara kafir?
Apabila berasal dari negara islam atau kaum muslimin maka cukai adalah terlarang karena termasuk Maks. Sebagaimana difatwakan Komisi Tetap untuk penelitian Islam dan fatwa (al Lajnah al Daimah lil Buhuts Islamiyah wa al-Ifta’)negara Saudi Arabia.
ZAKAT: Syarat-Syarat Wajibnya Zakat
Zakat maal (harta benda) tidak wajib dikeluarkan kecuali jika telah terpenuhi syarat-syaratnya. Dan syarat-syarat wajibnya zakat itu terbagi menjadi dua bagian. Ada yang berkenaan dengan orang yang wajib mengeluarkan zakat, dan ada yang berkenaan dengan harta benda itu sendiri.
mengeluarkan zakat itu hanya wajib atas setiap muslim, dan tidak wajib atas orang kafir (baik dia kafir dari asalnya seperti Yahudi, Nasrani, Majusi, Hindu, Budha dan semisalnya maupun kafir karena murtad), karena zakat adalah salah satu rukun Islam.
BENING HATI: Tidak pernah tenang dengan hutang
Dalam hukum Islam utang piutang adalah muamalah yang dibolehkan sebagaimana yang diceritakan Qotadah dari Abu Hasan al A’raj dari ibnu Abbas, aku bersaksi bahwa pemberian hutang yang dijamin untuk diselesaikan pada tempo tertentu telah dihalalkan. Tapi diharuskan ekstra hati-hati dalam menerapkannya. karena utang bisa mengantarkan seseorang ke surga dan sebaliknya juga bisa menjerumuskan orang ke neraka. Orang yang berhutang tidak pernah mengalami ketenangan karena utang penyebab kesedian di malam hari dan kehinaan di siang hari. Utang juga bisa membahayakan akhlak : Rasulullah bersabda: Sesungguhnya seseorang apabila berhutang, maka dia sering berkata lantas berdusta dan berjanji lantas memungkiri (HR. Bukhari)
Rasulullah pernah menolak menshalatkan jenazah seseorang yang diketahui masih meninggalkan utang dan tidak meninggalkan harta untuk membayarnya.Rasulullah bersabda :Akan diampuni orang yang mati sahid semua dosanya, kecuali orang yang ada utangnya (HR.Muslim)
KLINIK ONLINE: 5 Alasan Kenapa Semua Orang Bisa Menjadi Milyader Dengan Netpreneur
Internet melahirkan tipe pelanggan unik. Selama dalam dunia offline maka boleh dikatakan pelanggan kita sebagian besar adalah manusia, namun dalam mengarungi dunia usaha melalui jalur netpreneur, tidak semua pelanggan adalah manusia, bisa sistem yang sedang online.
Ini lah yang memudahkan kita memasuki era baru dalam berbisnis, karena ketika pelanggan mayoritas manusia maka umpatan, hujatan, komplain bisa muncul dalam bentuk apapun dan kapanpun dari pelanggan manusia. Bahkan ketika waktu tidur, pelanggan masih bisa mengganggu untuk minta dilayani.
Namun jalur netpreneur telah merubah itu, siapapun bisa menemukan tipe pelanggan unik, yaitu sistem online yang cerdas seperti Google Adsense, pelanggan kita adalah sebuah jaringan otomatisasi dalam jaringan online yang tidak akan lagi mengumpat, menghujat dengan kata-kata yang tidak senonoh, melainkan dengan email peringatan. Inilah kenapa penulis selalu menekankan, pentingnya menguasai jalur netpreneur terutama bagi ibu rumah tangga, mahasiswa, pelajar yang ingin tetap tinggal dirumah namun dapat terus meningkatkan penghasilan untuk kesejahteraaan keluarga muslim.
- Terbit Bulan: 6 2011



sangat inspiratif, wajib dimiliki buat penyemangat dan penambah inspirasi kita semua.
netpreneur..? asik tuh! ^^
Memang internet adalah dunia bebas tanpa batas
Barang siapa yang menolong agama Allah niscaya Allah akan menolongnya dan akan meneguhkan kedudukannya (QS. Muhammad ayat 7)
Tetap semangat untuk tetap unggul dalam ibadah, amaliyah dan ekonomi syari’ah.
Joko Prasetyo
Direktur Entrepreneurship Learning Center “AR-ROZZAAQ” Camp Syari’ah
doakan aku jd netpreneur. trimakasih